Emas Turun Tajam Seiring Meredanya Kekhawatiran Geopolitik

Emas diperdagangkan melemah tajam pada Senin sore karena kekhawatiran geopolitik mereda, mengurangi kebutuhan akan aset safe haven logam. Emas untuk pengiriman Juni terakhir terlihat turun US$66,80 menjadi US$2,347.00 per ons, turun dari rekor penutupan US$2,413.80 pada hari Jumat. Penurunan ini terjadi karena kekhawatiran akan meluasnya perang di Timur Tengah memudar setelah Israel memberikan tanggapan yang…

Read More

Harga Emas Pangkas Kenaikan, Turun di Bawah $2.650 Pasca Dolar Menguat

Harga emas memangkas kenaikan sebelumnya, diperdagangkan di bawah $2.650 per ons pada hari Selasa (7/1) setelah kenaikan 1% di awal sesi. Dolar yang menguat dan imbal hasil Treasury yang meningkat menekan emas karena lowongan pekerjaan AS menunjukkan peluang yang lebih rendah dari penurunan suku bunga yang signifikan oleh Federal Reserve. Lowongan pekerjaan yang lebih kuat…

Read More

Emas Memperpanjang Rekor Kenaikan, Menembus Di Atas $3.400/Oz Karena Perburuan Aset Safe Haven

Emas melonjak di atas $3.400 ke rekor tertinggi pada hari Senin (21/4), karena dolar melemah dan ketidakpastian atas dampak ekonomi dari ketegangan perdagangan AS-Tiongkok memacu permintaan untuk emas batangan safe haven. Harga emas spot naik 2,7% menjadi $3.417,62 per ounce pada pukul 1:46 p.m. ET (1746 GMT). Harga mencapai rekor tertinggi $3.430,18 di awal sesi….

Read More

Emas Turun Jelang Data Inflasi AS Yang Akan Memberikan Petunjuk Suku Bunga

Emas melemah menjelang rilis data inflasi AS yang akan memberikan petunjuk kapan Federal Reserve dapat mulai melonggarkan kebijakannya. Investor sedang menunggu pembacaan indeks harga produsen yang akan dirilis pada Kamis (14/3), karena data tersebut merupakan angka final inflasi sebelum keputusan suku bunga Fed minggu depan. Para pengambil kebijakan diperkirakan akan mempertahankan biaya pinjaman tetap stabil…

Read More

Euro Tertekan Karena Pedagang Waspada Terhadap Hawkish ECB; Dolar Menguat

Pada hari Selasa (25/7), euro mengalami tekanan dan mencapai level terendah dua minggu. Penurunan tersebut disebabkan oleh memburuknya aktivitas bisnis di zona euro, yang memperkeruh prospek suku bunga yang diterapkan oleh Bank Sentral Eropa (ECB), yang masih menunjukkan sikap hawkish (cenderung untuk menaikkan suku bunga). Di sisi lain, dolar AS menguat menjelang pertemuan bank sentral…

Read More