Fed Terguncang, Emas Siap Terbang?

Harga emas bertahan di atas $3.390/oz pada Selasa disesi Asia setelah reli sehari sebelumnya, ditopang kekhawatiran atas independensi bank sentral AS menyusul upaya Presiden Donald Trump untuk menyingkirkan Gubernur The Fed Lisa Cook. Trump menyatakan siap beradu di pengadilan setelah kuasa hukum Cook menegaskan pemecatan itu tak sah. Sentimen waspada mendorong permintaan aset lindung nilai sehingga emas tetap kuat.

Jika Trump berhasil, ia berpeluang mengamankan mayoritas kursi Dewan Gubernur The Fed—sementara The Fed sejauh ini menahan tekanan untuk cepat memangkas suku bunga. Namun, Ketua The Fed Jerome Powell baru-baru ini membuka peluang pemangkasan pada pertemuan bulan depan. Kekhawatiran pasar: bila siklus pemangkasan datang lebih cepat dari perkiraan, risiko inflasi bisa kembali naik—kombinasi yang biasanya menguntungkan emas sebagai pelindung nilai.

Sepanjang tahun berjalan, emas sudah naik lebih dari 25%, didorong tensi geopolitik dan perdagangan. Sejumlah lembaga besar (mis. Citi, UBS) masih melihat ruang kenaikan menuju akhir tahun seiring permintaan investasi yang kuat. Pandangan itu didukung pelemahan dolar yang sesekali terjadi dan aliran beli bank sentral yang tetap solid.

Ke depan, pasar menanti rilis Indeks Harga PCE (tolok ukur inflasi favorit The Fed) pada Jumat serta data konsumsi AS lain yang bisa memengaruhi peluang pemangkasan suku bunga September. Pembacaan inflasi yang lebih panas dapat membatasi ruang pelonggaran—dan menjadi ujian bagi reli emas—sedangkan angka yang jinak berpotensi menjaga bias bullish logam mulia ini.(ayu)

Sumber:Newsmaker.id

Newsmaker Indonesian Trader