Emas Abaikan Pelemahan Dolar dan Ditutup Dengan Kerugian

Emas ditutup dengan kerugian pada hari Senin (20/11) di tengah melemahnya dolar dan imbal hasil treasury yang beragam. Emas untuk pengiriman Desember ditutup melemah US$4,40 menjadi US$1.980,30 per ounce. Logam mulia gagal naik di atas angka US$2.000 pada minggu lalu meskipun dolar melemah di tengah laporan ekonomi yang menunjukkan perlambatan ekonomi AS. Pembelian safe-haven, yang…

Read More

Minyak Stabil Setelah Alami Penurunan Mingguan Karena Arab Saudi Menaikkan Harga

Minyak stabil setelah mengalami penurunan mingguan terbesarnya sejak Februari lalu karena Arab Saudi menaikkan harga jual ke Asia selama tiga bulan berturut-turut, menandakan kepercayaan terhadap prospek dengan pengurangan pasokan oleh kartel OPEC+. Minyak mentah Brent bertahan di atas $83 per barel setelah merosot lebih dari 7% pada minggu lalu dan membukukan penurunan terbesarnya sejak Februari….

Read More

Emas Capai Level Tertinggi Tiga Minggu di Tengah Harapan Pemangkasan Suku Bunga The Fed

Emas mencapai level tertingginya dalam tiga minggu pada hari Rabu (27/12) karena para pedagang membeli emas batangan dengan imbal hasil nol untuk mengantisipasi penurunan suku bunga AS tahun depan, sementara penurunan dolar dan imbal hasil obligasi juga mendukung harga. Harga emas di pasar spot naik 0,5%, menjadi $2,077.01 per ounce, tertinggi sejak 4 Desember dan…

Read More

Market Review, Rabu 15 November 2023

Nikkei Saham Tokyo ditutup menguat tajam pada hari Rabu (15/11) pasca reli di Wall Street saat data inflasi AS memicu harapan diakhirinya kenaikan suku bunga. Indeks acuan Nikkei 225 bertambah 2,52 persen, atau 823,77 poin, menjadi 33.519,70 sedangkan indeks Topix yang lebih luas berakhir naik 1,19 persen, atau 27,93 poin, menjadi 2.373,22. Hang Seng Saham-saham…

Read More